ANTARA SOFA DAN MARWAH - 26 January 2009 - Website Alumni MAN Awipari Tasikmalaya Jawa Barat
Thursday, 2010-09-09, 12:43 PM
Welcome Guest | Registration | Login

Alumni MAN Awipari Tasikmalaya JABAR

Site menu
Section categories
Teknologi [9]
Kumpulan tulisan tentang IT
Belajar Bahasa [3]
Sastra [9]
Kumpulan cerpen, cerber, puisi, syair dll
Pendidikan [12]
Info Alumni [11]
Artikel Umum [29]
Diary Alumni [5]
Our poll
Rate my site
Total of answers: 29
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Login form
Login:
Password:
Search
Calendar
«  January 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Entries archive
Site friends
  • Create your own site
  • Main » 2009 » January » 26 » ANTARA SOFA DAN MARWAH
    ANTARA SOFA DAN MARWAH
    7:10 Am

    Sebua Novel

    Karya : Ahmad Subqi el Syah

     

    Sinopsis

     

    Antara sofa dan marwah bukanlah lari-lari kecil diantara dua bukit, dan juga bukanlah sebuah nama bukit yang terkisah di zaman rosul dahulu di Makkah. Namun keduanya adalah kisah diantara dua gadis yang mencoba mencari arti sebuah kebahagiaan dalam sentuhan cinta. Mencoba mengejawantahkan arti sebuah pengalaman cinta dalam dimensi kehidupan. Sofa seorang gadis lugu yang santun nan baik hati, memendam rasa cinta dalam lubuk hatinya yang penuh dengan gemerlap lampu keceriaan kepada Rizki sang pemuda kampung yang sederhana dan seadanya, ia sempat menjadi guru pengganti Ayahnya di mushala ketika ayahnya sakit. karena Rizki sedikit gemar akan memahami pengetahuan agama. Dia dikenal bijaksana dalam segala hal, dan itulah yang membuat sofa terpikat bagaikan menghirup bau harum yang seakan ingin sekali mencicipi dan memilikinya,

     

    Namun entah bagaiman dengan Marwah seorang gadis yang amat dekat dengan Rizki bahkan sahabat sekelasnya sewaktu disekolah. Ternyata memiliki rasa yang sama seperti Sofa. Marwah yang santun perangainya, rendah diri dan rajin beribadah membuat hati Rizki luluh dan bertekuk lutut dibuatnya. sungguh sebuah kisah yang memiliki pengaruh yang dahsyat dalam hati mereka bertiga. Karena Sofa dan Marwah dikisahkan oleh Tuhan untuk bersahabat dan berjalan dalam satu warna kehidupan.

     

    Rizki mencoba memahami setiap pengkolan kehidupan, mencoba mengerti akan arti persahabatan yang berakhirkan perasaan cinta Marwah kepadanya setelah beberapa waktu tidak pernah berjumpa muka, kemudian apa yang dilakukan oleh Rizki untuk bersikap bijak kepada perasaan Sofa yang sudah terlanjur mengisi sebagian dari kantong perasaannya. Apa yang terjadi jikalau dua perasaan saling mengerti"?. apa yang akan terjadi pula jikalau marwah lebih bijak daripada Sofa"?. Dan apa yang akan Tuhan kisahkan kepada mereka bertiga"?. semoga kisah ini menjadi suatu contoh dari sekian warna-warni  kehidupan bagi orang yang memahami arti cinta dan persahabatan.

     

    Category: Sastra | Views: 240 | Added by: alumnimanawipar | Rating: 0.0/0 |
    Total comments: 1
    0  
    1 AIFA   (2009-01-27 8:20 Am)
    hmm..subhanalloh dri sinopssny jg dah bkin greget&penasaran..
    D acugkan jempol dech buat qq,D yakn impian qq suatu saat pasti akn trwjud
    trz brkarya&trz semgatya!do'ku sll menyertaimu.
    btwe ni pengalaman pribdi bkn?hehe.

    Name *:
    Email:
    Code *: